Waspadai 5 Gejala Batuk TBC (Flek) Pada Anak

Sampai saat ini jumlah penderita TBC di seluruh dunia terus bertambah, karena penularan penyakit yang satu ini cukup mudah dan sulit disadari oleh orang yang tertular. Pasalnya bakteri penyebab TBC ini bisa berpindah dari satu orang ke orang lain melalui media udara. Secara umum bakteri ini akan menyebar ke udara saat si penderita sedang batuk ataupun bersin. Jadi apabila penderita tidak mengenakan masker, akibatnya cukup berbahaya bagi orang yang ada di sekitarnya. Bakteri penyebab TBC adalah Mycobacterium tuberculosis, di mana proses pembasmian bakteri ini membutuhkan waktu berbulan-bulan.

Ada dua jenis TBC, yaitu TB Laten dan TB aktif. Perbedaannya adalah pada gejalanya dan penularannya. TB Laten ini lebih aman bagi orang lain karena tidak menular, namun lebih berbahaya karena biasanya tidak menimbulkan gejala-gejala yang spesifik. Sedangkan TB aktif bisa menular kepada orang di sekitar penderita dan juga menunjukkan beberapa gejala yang cukup spesifik.

Gejala TBC aktif juga sebenarnya cukup sulit dikenali dan dibedakan dengan gejala penyakit lainnya. Pasalnya gejala akan terjadi secara bertahap dan akan semakin parah dalam waktu berminggu-minggu. Sama seperti gejala paru paru basah, penderita TBC biasanya juga akan mengalami batuk. Namun dahak yang dihasilkan dari batuknya berwarna abu-abu dan kuning bercampur darah. Berat badan juga bisa menurun secara drastis tanpa ada sebab yang pasti. Anda juga harus sangat waspada ketika penderita mengalami demam dan mengeluarkan keringat di malam hari, padahal cuaca sekitar sedang tidak panas. Selain itu Anda juga bisa mengetahui gejalanya dengan mengamati urin yang keluar. Penderita TBC biasanya mengeluarkan urin yang warnanya keruh atau kemerahan. Dan justru gejala ini merupakan gejala penyakit TBC yang sudah tahap lanjut. Maka dari itu penderita harus segera mendapatkan penanganan khusus.

Salah satu sebab batuk flek mengakibatkan resiko berbahaya bagi anak adalah, karena orang tua tidak mengetahui gejala awalnya dan terlambat melakukan pencegahan. TB sulit dideteksi salah satunya karena bakteri Tuberculosis berkembang perlahan dengan gejala awal yang tidak jelas. Paling cepat dapat dideteksi sekitar 4 bulan kemudian. Sehingga seringkali kita tidak mengetahui sebenarnya siapa yang jadi penular penyakit tersebut. Perhatikan pula bahwa yang dapat berpotensi menjadi penular adalah orang dewasa. Rata-rata yang sudah berpotensi menularkan kuman tersebut adalah berkisar 14 tahun keatas.

Agar lebih memudahkan dalam mengenali penyakit ini, Berikut 5 Gejala batuk Flek Anak:

1. SAKIT & DEMAM LAMA BERULANG

Demam pada anak adalah hal yang biasa. Beberapa ahli kesehatan bahkan berpendapat bahwa demam sesungguhnya adalah mekanisme tubuh si anak yang sedang memperkuat dirinya dari serangan penyakit luar. Sehingga setelah demam terlewati biasanya anak terlihat lebih segar, banyak makan dan kuat. Demam biasa ada sebab jelasnya seperti flu, adanya peradangan, Diare dsb. Namun bila demam berlangsung lama dan berulang-ulang tanpa sebab yang jelas, Bunda peerlu mempertimbangkan bahwa ini boleh jadi gejala flek. Ditambah lagi semakin hari anak semakin terlihat kurus dan lesu.

2. SERING BATUK TANPA SEBAB

Batik yang sering terjadi pada anak dalam jangka waktu yang lama, bisa dipertimbangkan sebagai salah satu gejala Flek. Apalagi diketahui di salah satu keluarga (paman, kakek, bibi) ada yng mengidap TBC. Namun demikian batuk juga bisa disebabkan karena alergi alergijenis protein (telur, udang, dll).

3. KERINGAT MALAM

Bayi atau anak yang berkeringat banyak pada malam hari. Bunda harus bisa membedakan keringat biasa dengan keringat karena gejala Flek. Caranya adalah perhatikan suhu ruangan bila suhu ruangan normal anak berkeringat itu hal biasa karena anak lebih mudah berkeringat dalam tidur karena dalam masa pertumbuhan. Namun bila suhu udara dingin dan anak Bunda banyak berkeringat, boleh jadi ini adalah gejala awal Flek.

4. PEMBESARAN KELENJAR DI LEHER

Ciri yang khas pembesaran kelenjar oleh sebab flek atau TB adalah kelenjar teraba lebih dari satu, diameter berkisar 1 cm. Ciri untuk kanker kelenjar getah bening adalah ditemukan juga pembesaran di bagian2 tubuh yang lain, seperti di lipat paha, ketiak, atau pembesaran limpa. Ada pula TB jenis lain, yang sering muncul mirip abses/bisul pada leher atau sekitar leher yang sulit sembuh, sering lebih dari satu, pikirkan juga kemungkinan TB. Namun bila ada luka di sekitar kepala karena benturan, lecet, sariawan, sakit gusi dsb, maka Bunda tidak perlu khawatir karena Benjolan itu adalah kelenjar getah bening yang memang bermanfaat untuk membentuk pasukan pertahanan untuk melawan infeksi yang ada disekitarnya

5. KURUS & SULIT MAKAN

Masalah ini mungkin paling sering dikeluhkan, dan paling dikaitkan dengan gejala flek/TB. Tidak salah, tapi juga belum tentu benar. Karena Kurus bisa terjadi karena kurangnya asupan nutrisi pada anak. Semisal terlalu bergantung pada susu formula dan tidak mau makan. Namun bila anak (dirasa) sudah cukup mendapat asupan nutrisi, tapi tetap kurus. Ini juga mungkin berkaitan dengan kasus TB.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *